twitter
rss


"Kita tidak membutuhkan penjejalan, tapi kita membutuhkan pengembangan dan penyempurnaan pikiran dari setiap siswa dengan pengetahuan yang berasal dari fakta-fakta yang mendasar". ~Karl Marx~

Banyak Baca Banyak Rasa


Dalam marah kuputuskan
Perpisahan berujung kesedihan
Sekarang aku hanya bisa berharap
Agar tak menyesal dikemudian
Atas apa yang telah kulakukan

Yang lalu biarlah berlalu
Biarlah menjadi kenangan diantara kita
Yang bisa kita lakukan sekarang
Adalah mengambil hikmah pelajaran
Dari apa yang pernah kita lakukan

Dalam do’a, aku memohon
Agar kau selalu dalam lindungan-Nya
Dan apa yang telah Ku putuskan,
Adalah yang terbaik bagi kita


Ku akui, kau paling pandai merayu
Hingga kemarahanku yang bembara
Mampu kau padamkan dengan bujuk-rayumu
Baru kali ini, ada seseorang yang mampu
Meredam emosi dan meluluhkan kerasnya kepalaku

Kau memang berbeda
Dan belum pernah kujumpa
Wanita sepertimu, kau yang pandai merayu
Dalam rayumu aku tertunduk
Tak kuasa untuk melawan, kehanyatan dan kelembutan
Kata-kata yang terucap dari bibirmu


Sekarang kau bebas, merdeka…
Terbang dan hinggap dimanapun kau suka
Percayalah, tak akan ada lagi
Yang akan mengusik keberadaanmu
Membentak atau memarahimu

Sekarang kau bebas, merdeka…
Untuk mengungkapkan isi hatimu
Mewujudkan semua inginmu
Dan menggapai bahagiamu

Kasih, teruslah bermimpi dan berjuang
Mewujudkan cita dan cintamu
Demi masa depan dan kebahagiaanmu

Tak usah kau pedulikan, segala tentang diriku
Karena sekarang kau sudah bebas, merdeka!!!