Ku akui, kau paling pandai merayu
Hingga kemarahanku yang bembara
Mampu kau padamkan dengan bujuk-rayumu
Baru kali ini, ada seseorang yang mampu
Meredam emosi dan meluluhkan kerasnya
kepalaku
Kau memang berbeda
Dan belum pernah kujumpa
Wanita sepertimu, kau yang pandai merayu
Dalam rayumu aku tertunduk
Tak kuasa untuk melawan, kehanyatan dan
kelembutan
Kata-kata yang terucap dari bibirmu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar